Lima Jari bersatu membentuk kepalan
Kepalan sejurus ke depan disertai hormat dan kebanggaan
Tangan ini siap memberi, siap bekerja
Mengulurkan kepalku bertemu kepalmu dan menjadi aksi
Jari bersatu bukan untuk bertarung
Tapi untuk bekerja dan bersama
Saling memberi dan bersatu
Solidaritas dan Bangga saat bertemu
Jari bersatu adalah sikap waspada
Berani berbuat berani belajar
Meluruskan yang bengkok
Menjadi semakin baik dari hari ke hari
Jika kau sahabat biasanya memberi salam yang sama
Jika kau musuh mari bersaing dalam kebaikan
Menghindari persentuhan yang terlalu banyak
Higienis pula di masa Pandemi Corona
Lawan semua pikiran jahat dan jadilah sahabat kami
Karena salam ini bukan untuk memecah dan berkelahi
Tapi persatuan, yang akrab sekaligus "cool"
Total Real Break, karena keakraban sejati ada dalam aksi
Dalam refleksi menjadi diri sendiri
menilai aksi yang telah dijalani
Menemukan Tuhan dalam konsolasi dan desolasi
Bersyukur dan belajar sebelum beraksi kembali
Demikianlah lima jari bersatu
Semoga kau maknai dengan jitu
Demikian Panca Sila pun bersatu
Janganlah terpisah, satu-satu
Mari menuju satu dunia baru
Salam itu damai, karena damai maka bersatu
saling mendukung saling membantu
silih asah, silih asih, silih asuh!
Ad Maiorem Dei Gloriam
Kalian semua Sedulurku
Ditulis pada pesta nama St Aloysius Gonzaga
Banten, 21 Juni 2021

Komentar
Posting Komentar